Image_993da4b
    Sebuah kelompok riset di Universitas Tohoku Jepang Advanced Institut Sains dan Teknologi telah mengembangkan robot molekul yang terdiri dari biomolekul, seperti DNA dan protein. Robot molekuler dikembangkan dengan cara mengintegrasikan mesin molekuler ke dalam membran sel buatan. Hal ini dapat membuat sistem robot molekuler mampu menanggapi sinyal DNA tertentu.
    Melalui biomolekul canggih seperti DNA dan protein, organisme hidup melakukan fungsi penting. Misalnya, sel-sel darah putih dapat mengejar bakteri dengan merasakan sinyal kimia dan bermigrasi ke arah sasaran. Di bidang kimia dan biologi sintetis, berbagai mesin molekuler, seperti sensor, prosesor, dan aktuator dibuat menggunakan teknologi biomolekul.
    Sebuah robot molekul adalah sistem molekul buatan yang dibangun dengan mengintegrasikan mesin molekuler. Para peneliti percaya bahwa realisasi sistem tersebut dapat menyebabkan terobosan robot-bio yang signifikan yang dirancang secara molekuler.
    Robot molekul yang dikembangkan oleh kelompok riset Universitas Tohoku memiliki ukuran yang sangat kecil – sekitar sepersejuta meter – ukurannya sama dengan sel manusia. Robot molekul ini dibuat dari aktuator molekul yang terdiri dari protein dan kopling molekul yang semuanya berasal dari DNA. Bentuk tubuh robot (membran sel buatan) dapat diubah dengan aktuator, sedangkan transmisi gaya yang dihasilkan oleh aktuator dapat dikontrol oleh kopling molekuler.
    Realisasi komponen robot molekul yang dirancang pada tingkat molekul dan yang dapat berfungsi dalam lingkungan kecil dan rumit, seperti tubuh manusia, diharapkan secara signifikan dapat memperluas kemungkinan rekayasa robotika. Hasil penelitian ini dapat menyumbangkan perkembangan teknologi yang dapat membantu memecahkan masalah medis yang penting seperti robot pengobatan untuk sel kultur hidup dan sebuah robot monitoring untuk memeriksa pencemaran lingkungan.
Pustaka: Sato Y, Hiratsuka Y, Kawamata I, Murata S, Nomura SM. 2017. Micrometer-sized molecular robot changes its shape in response to signal molecules. Science Robotics. 2(4): 2-10.
#BIKNowadays
#ScienceRobotics
—————-
Divisi Communication and Information Center
Kabinet Fluorescence 2017
CREBs IPB
Share/Bookmark